• title 1

    Selamat Datang di Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Bung Hatta.

  • title 2

    Laboratorium Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Bung Hatta.

  • title 3

    Suasana Fasilitas Belajar di Taman Teknik Kimia.

  • title 4

    Student Exchange ke Gifu University, Jepang.

  • title 5

    Kerjasama dengan Industri Geothermal, Supreme Energy.

  • title 6

    Kerjasama Pertamina, Universitas Andalas, dan Universitas Bung Hatta untuk Pilot Plant Precipitated Calcium Carbonate (PCC).

  • title 7

     Program Magang Mahasiswa di PT. Semen Padang dan PT. Pusri

PT. Pertamina Kunjungi Teknik Kimia Universitas Bung Hatta dan UNAND dalam Kegiatan Peninjauan Riset Skala Pilot Plant

PT. Pertamina Kunjungi Teknik Kimia Universitas Bung Hatta dan UNAND dalam Kegiatan Peninjauan Riset Skala Pilot Plant

TEKKIMUBH – Rombongan tim PT. Pertamina (Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara) kunjungi Laboratorium Teknik Kimia Universitas Bung Hatta dalam rangka kegiatan pembuatan riset produksi Precipitated Calcium Carbonate (PCC) dari karbon dioksida (CO 2 ). Riset yang dilakukan merupakan riset bersama antara PT. Pertamina, Universitas Andalas (UNAND), dan Universitas Bung Hatta (UBH) pada Rabu, 30 Maret 2022.

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Bapak Iman Rachman, selaku Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT. Pertamina, Bapak Dr. Oki Muraza, selaku SVP Research and Technology Innovation PT. Pertamina (persero), dan Ibu Mery Marteighiati, M.Eng selaku Vice President DRTI. Selain itu juga hadir tim yang bergabung yakni Dewi Mersitarini, MT, Dimas Ardiyanta, M.Eng., Isya Mahendra, MT, Rr Whiny Hardiyati Erliana, MT., Fuad Abdillah, ST dan Ahmad Farhan Farabi, ST.

Dari Universitas Andalas dihadiri oleh Prof. Syukri Arief, Prof. Ariadi Hazmi, dan Dr. Matal Fajri Alif dan dari pihak Universitas Bung Hatta turut hadir Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA, Wakil Rektor (WR) ) III dan Dr. Hidayat, ST,MT,IPM ,serta tim yang bergabung yakni Prof. Reni Desmiarti , Ellyta Sari, MT , Nofri Naldi, ST dan Inva Salsabil serta mahasiswa prodi Teknik Kimia.

Mery Marteighiati,M.Eng menuturkan alasan pemicu riset tentang Precipitated Calcium Carbonat (PCC) dari karbon dioksida (CO2) adalah untuk melakukan komitmen PT. Pertamina demi menurunkan emisi gas rumah kaca di Indonesia dengan energi yang lebih rendah dari metode lainnya.

“Kerjasama riset yang dilakukan diharapkan mampu menggali informasi dan potensi sumber daya lokal yang ada di Indonesia. Riset mengenai PCC dari karbon dioksida (CO2 ) hanya mampu mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) Indonesia minimal 29% pada tahun 2030. Dengan memanfaatkan CO 2 melalui mineralisasi hanya membutuhkan energi yang jauh lebih rendah dari metode lainnya”, tutur Selamat.

Dalam penelitian ini, Universitas Bung Hatta juga melakukan kerjasama dengan PT. Semen Padang, Universitas Andalas, dan Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat dalam pemanfaatan batugamping untuk pengembangan kapur tohor dan produk turunannya. Objek penelitian ini adalah pengurangan emisi CO 2 (potensi 52.500 TPA pada skala komersial) sekaligus pemanfaatan melalui proses konversi menjadi Precipitated Calcium Carbonate (PCC) yang penggunaannya sebagai filler di industri kertas, cat, dan farmasi.

Prof. Reni Desmiarti mengungkapkan potensi batu gamping di Sumatera Barat melimpah yang dapat ditemukan di beberapa kabupaten dan kota. Potensi ini sangat berguna di beberapa proses industri kimia.

“Sumatera Barat dianugerahi dengan batu gampingnya yang melimpah namun masih belum termanfaatkan dengan baik. Beberapa tempat penghasil batugamping di Sumatera Barat seperti Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Dhamasraya, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang. Batu gamping ini sangat memungkinkan untuk digunakan dalam produksi PCC dari karbon dioksida (CO 2 ) yang nantinya dapat diaplikasikan untuk berbagai industri seperti pada pabrik pulp and paper, pabrik cat, dan farmasi”, ucap Reni.

Prof. Dr. Tafdil Husni, SEMBA mengungkapkan rasa terima kasih dan harapan jalinan kerjasama atau riset yang dapat berlanjut antara PT. Pertamina dengan Universitas Bung Hatta. Adanya kolaborasi riset Pertamina dengan dua universitas di Sumatera diharapkan mampu menghasilkan produk yang bermutu tinggi dan ramah lingkungan.

“Terima kasih kami kepada PT. Pertamina yang mempercayakan teknik kimia UBH menjadi bagian dalam riset bersama ini. Adanya kolaborasi berupa riset yang dilakukan antara Pertamina, Unand, dan UBH merupakan riset yang sangat menarik untuk dilakukan karena berfokus pada bahan baku lokal dan ramah lingkungan”,ungkap Tafdil.

Selain itu, dari segi keuangan, PT. Pertamina mendapatkan dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) dari LPDP dalam pengembangan produksi PCC dari skala pilot skala demo plant dengan total dana mencapai hampir 15 miliar rupiah.

 

www.teknikkimia.fti.bunghatta.ac.id

Bersama Bangun Bangsa Cerdas dan Bermartabat

Artikel Terkait

Statistik Pengunjung

Today4
Yesterday97
This week101
This month3889
Total34864

Who Is Online

1
Online

2022-09-27

Lokasi