• title 1

    Selamat Datang di Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Bung Hatta.

  • title 2

    Laboratorium Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Bung Hatta.

  • title 3

    Suasana Fasilitas Belajar di Taman Teknik Kimia.

  • title 4

    Student Exchange ke Gifu University, Jepang.

  • title 5

    Kerjasama dengan Industri Geothermal, Supreme Energy.

  • title 6

    Kerjasama Pertamina, Universitas Andalas, dan Universitas Bung Hatta untuk Pilot Plant Precipitated Calcium Carbonate (PCC).

  • title 7

     Program Magang Mahasiswa di PT. Semen Padang dan PT. Pusri

TEKNIK KIMIA: JURUSAN DENGAN GAJI TERTINGGI DI DUNIA

Hasil survey National Association of Colleges and Employes (NACE) Winter 2020 Salary Survey menyebutkan jurusan teknik kimia diproyeksikan bergaji awal tertinggi diantara lulusan teknik pada tahun 2020. Di antara jurusan teknik yang dilaporkan, jurusan teknik kimia memiliki gaji rata-rata yang diproyeksikan sebesar $73,719 atau setara dengan 1.093.252.770 rupiah. Kemudian disusul oleh jurusan teknik lainnya seperti teknik elektro, rekayasa perangkat lunak, dan teknik komputer sebesar $70,000 atau setara dengan 1.038.100.000.  Hal ini menunjukkan  pekerja dengan gelar sarjana teknik kimia, jurusan teknik dengan gaji tertinggi di dunia. 

 

Jurusan teknik kimia merupakan disiplin ilmu yang fokus pada pemrosesan suatu bahan, yang mengubah bahan mentah menjadi produk jadi maupun setengah jadi secara ekonomis. Dalam pengaplikasiaannya, Ilmu ini digunakan dalam perancangan dan pemeliharaan proses-proses kimia sehingga dalam pekerjaan  lulusan teknik kimia bertanggung jawab terhadap perancangan dan perawatan proses kimia.

 

Menurut Prof Reni, dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta, Negara Indonesia memiliki kekayaang Sumber Daya Alam (SDA) dan kandungan mineralnya yang sangat tinggi dan untuk mengolahnya dibutuhkan tenaga terampil yang mengerti dan paham terhadap hal itu, terutama berlatar belakang lulusan teknik kimia.  Bukan hanya di Indonesia, banyak perusahaan dalam dan luar negeri yang membutuhkan tenaga terampil lulusan teknik kimia, tetapi ketersediaan alumni jurusan ini masih terbatas. Sarjana jurusan ini umumnya bekerja di bidang industri yang berkaitan dengan teknik kimia, lingkungan, pegawai negeri sipil, dan tenaga pendidik, tetapi pada dasarnya bisa juga bekerja di bidang mana pun seperti di perbankan, kepolisian, konsultan, dan jasa.

 

Selaras dengan Prof.Reni, Ketua Jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta Dr.Firdaus,S.T.,M.T menyebutkan lulusan Teknik Kimia Unversitas Bung Hatta dipersiapkan untuk mampu membuat Pra-Rancangan Pabrik Kimia, melakukan riset dan penelitian terhadap berbagai potensi sumber daya yang terbarukan dan ikut serta dalam riset bersama yang dilakukan antara Jurusan Teknik Kimia UBH dengan instansi pemerintahan.

 

Pada bagian lain, ia menjelaskan, jurusan Teknik Kimia UBH dibuka sejak tahun 1994 dan telah memiliki lebih dari 1.000 lulusan. Program studi ini sudah berstandar internasional dengan keberhasilan meraih predikat Profesionally Accredited IABEE dan terakreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ia menyebutkan, lebih 60 persen tenaga pengajar di program studi ini berkualifikasi S-3 (doktor) dan selebihnya  S-2 (master) lulusan perguruan tinggi dalam dan luar negeri seperti ITB, UI, UTM (Malaysia), dan Gifu University (Jepang).

Menurut dia, mulai tahun ajaran 2022/2023, segala bentuk aktivitas jurusan ini telah menerapkan Kurikulum IABEE, dimana sistem pembelajaran disetarakan dengan penilaian internasional dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja guna meningkatkan mutu dan mendukung kompetensi lulusan. Selain itu, digiatkan juga program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bekerjasama dengan dunia industri dan pengembangan modul praktikum dilalukan dengan berbasis software.  Dengan demikian, lulusan jurusan ini memiliki keahlian di bidang proses kimia dan dapat mengaplikasikan software teknik kimia serta kemampuan merancang teknologi pemrosesan sumber daya alam.

 

Lisa Aprilia - Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Bung Hatta

Artikel Terkait

Statistik Pengunjung

Today7
Yesterday49
This week1048
This month3196
Total42557

Who Is Online

1
Online

2022-11-27

Lokasi